Friday, 8 April 2011

Cara Mencegah dan Mengatasi Virus Komputer

Setiap komputer yang sering terkoneksi ke dunia luar sangat mungkin terinfeksi oleh virus PC. Yang paling sering terjadi ketika Anda terhubung ke situs web melalui internet dan men-download sesuatu ke PC Anda. Anda juga bisa mendapatkan virus dari lampiran email atau dengan menyalin file dari suatu tempat, seperti CD atau flash disk. Bagaimana menjaga keamanan komputer dari virus? Yang paling aman adalah proteksi komputer dari dunia luar, jangan masukkan flash disk dan jangan koneksi ke internet. Tetapi ini sangat tidak mungkin dan hampir mustahil dilakukan.

Virus dari satu komputer bisa menyebar ke komputer lain, dengan media internet, drive eksternal seperti flash drive dan bisa juga jaringan lokal. Ketika virus baru masuk kekomputer, kebanyakan masih “tidur” alias tidak aktif. Biasanya pengguna komputerlah yang membangunkan virusnya.

Sebuah virus PC adalah yang berbentuk malware yang memiliki kemampuan untuk menggandakan diri dengan menginfeksi program-program dan file. Beberapa jenis virus yang relatif tidak berbahaya, sering hanya mereplikasi diri atau menampilkan pesan lelucon. Tetapi yang lain mungkin sangat berbahaya dan bahkan dapat menghapus isi hard disk Anda.

Bagaimana mencegah dan mengatasi Virus
1. Cara terbaik untuk menghindari virus adalah untuk menahan diri dan selektif serta berhati-hati dalam menyalin dan men-download file dari sumber yang tidak diketahui dan Anda tidak harus membuka lampiran email jika anda tidak tahu pengirim.

2. Yang lebih penting adalah memastikan bahwa Anda memiliki perangkat lunak anti virus terbaik yang terpasang pada PC Anda dan yang selalu aktif dan up-to-date, tidak peduli seberapa sering Anda dapat mengakses internet.

3. Biasakan melakukan scan terlebih dahulu sebelum meng-copy sebuah file dari pihak lain. Inilah kecerobohan yang paling sering terjadi. Pengamatan saya pada instansi tempat saya bekerja adalah virus paling sering menyebar melalui flash disk yang tidak di-scan terlebih dahulu. Ini memang rumit tetapi demi keamanan komputer.

4. Jangan biasakan men-double klik file yang tidak Anda yakini keamanannya, ini akan langsung mengaktifkan virus jika file tersebut bervirus. Jika Anda hendak membuka sebuah foleder, sebaiknya klik kanan lalu pilih “Explorer” dan jangan “Open”. Mengapa? Karena seandainya ada virus dalam folder tersebut jika Anda pilih open maka virus langsung jalan. Jika Anda pilih explorer, Anda masih bisa melihat jika ada file aneh didalamnya.

5. Jika Anda memiliki anti-virus software terinstal, diaktifkan dan harus diperbarui, dan menjalankan scan berkala. Jika ada hal-hal aneh mulai terjadi, seperti file menghilang atau menjadi korup, pesan aneh muncul, sistem crash atau pengolahan jadi melambat, maka itu adalah tanda-tanda.

6. Jika Anda memiliki keterampilan, sebaiknya scan dengan antivirus dilakukan di safe mode, karena banyak program startup dinonaktifkan pada mode ini, termasuk mungkin program untuk bersembunyi virus.

7. Alternatif lain adalah mengidentifikasi program atau services yang sedang jalan mungkin ada yang mencurigakan. Namun untuk eperluan ini Anda perlu belajar lebih jauh tentang macam-macam services sistem operasi windows. Tekan Ctrl, Alt dan Del bersama-sama untuk membuka Task Manager. Periksa daftar entri services yang berjalan baik pada Aplication maupun pada tab Process untuk melihat apakah ada yang dicurigai sebagai virus. Tetapi sebaiknya Anda hati-hati menonaktifkan apapun disini. Silakan lihat Serivices Windows Yang Tidak Boleh Diganggu, karena penjellasan services windows ada di sana.

8. Jika Anda ingin menghilangkan virus PC secara manual, download utilitas autoruns dari website Microsoft dan kemudian ekstrak program ini. Restart PC Anda dalam safe mode lalu klik dua kali file autoruns.exe dan pilih menu Options. Lihat melalui semua tab untuk setiap kejadian virus yang ingin Anda hapus, klik kanan dan pilih Delete. Ini akan menghapus entri startup dari registry sehingga program akan pulih. Restart PC Anda dalam modus normal dan virus seharusnya tidak lagi hadir.

sumber: agussale.com
http://www.dedepurnama.com

Cara Menghapus / Delete File yang Tidak Bisa di Hapus atau Terinfeksi Virus

tags: file tidak bisa di hapus, Cannot delete File, It is being used by another person or program

Apakah Anda pernah punya pengalaman pesan kesalahan saat Anda ingin menghapus file atau folder, yang terinfeksi oleh virus, tapi kemudian file tersebut pada saat yang sama, digunakan oleh program lain? Yang paling menjengkelkan adalah virus yang tidak bisa di-delete. Lebih parah lagi, file tidak bisa di-delete. Ada beberapa pesan yang sering muncul ketika file tidak bisa di-delete.

Diantara pesan tersebut mungkin Anda pernah melihat salah satunya seperti dibawah ini:

- Cannot delect File: It is being used by another person or program. Close any programs that might be using the file and try again.
- Cannot delete file: the file is in use by the other program
- Cannot delete file: There has been a sharing violation
- Cannot delete file: The file is in use by another program or user
- Cannot delete file: Disk is not full or write-protected and that the file is not currently in use.
- Cannot delete file: The source or destination file may be in used

Masalahnya adalah file itu kadang-kadang adalah file sistem yang juga berbahaya bagi sistem operasi ketika dibuang. Untuk itu lakukan langkah-langkah dibawah ini:

1. download software freeware “Unlocker” (http://www.brothersoft.com/download-unlocker-208761.html) atau dimana saja Anda bisa dapatkan.
2. Jalankan set up ‘Unlocker
3. Setelah diinstall, cari file yang ingin di-delete, klik kanan pada file tersebut dan pilih ‘Unlocker’.
4. Selanjutnya Anda akan diberi tahu bahwa file itu sedang digunakan oleh program yang lain.
5. Sekarang klik ‘Unlock all’ dan Anda akan diberi akses untuk mendelete file tersebut.


sumber: agussale.com
http://www.dedepurnama.com

Kenapa komputer hang??

Komputer hang atau crash dapat dapat terjadi karena beberapa alasan, dan proses pemecahan masalah ini terkadang sulit dan harus telaten. Namun, jika Anda tidak mengatasi masalah ini, ada kemungkinan akan terulang pada kesempatan berikutnya. Masalah penyebab komputer hang ini ada dua hal utama yaitu hardware dan software. Sedangkan jika software yang jadi penyebabnya maka masih ada 2 kemungkinan lagi yaitu masalah windows ataukah masalah software lain, atau bisa juga karena kombinasi masalah antara software aplikasi dengan windows.

Sebenarnya ada kemiripan antara komputer hang dengan blue screen of dead. Keduanya menyebabkan komputer tidak menanggapi perintah kita. Bedanya adalah kalau blue screen of dead layar jadi biru dan meninggalkan pesan tertentu, sedangkan komputer crash adalah berhenti begitu saja dengan menyisakan layar terakhir yang bisa muncul.
Jika itu terjadi, apa yang seharusnya Anda lakukan untuk mengatasi komputer hang ?

# Ketika komputer hang, jangan langsung pingsan dulu….. tunggu besok saja ya. Duduklah tenang, ingat-ingat adakah perubahan yang Anda lakukan atau adakah peristiwa yang kemungkinan jadi penyebabnya.

# Kita mulai dari penambahan hardware. Adakah hardware yang Anda tambahkan sebelum itu terjadi? Jika ada berarti tidak salah lagi hardware itu yang jadi penyebabnya. Keluarkan hardware tersebut.

# Goncangan fisik keras pada komputer. Jika ada goncangan yang baru saja terjadi pada komputer maka itu juga bisa jadi penyebabnya. Itu berarti bahwa ada hardware yang bergeser dari kedudukannya, misalnya hard disk. Untuk pekerjaan ini Anda harus membuka casing komputer.

# Ada kemungkinan ketika kita mengupgrade windows, ada driver yang tidak kompatibel lagi sehingga driver tersebut dianggap sudah kuno oleh sistem operasi. Untuk keperluan ini Anda harusnya surfing internet untuk menemukannya.

# Bad random access memory (RAM) modul juga dapat menyebabkan komputer hang. Ada kemungkinan RAM rusak karena overheating. Penempatan memori yang tidak tepat juga harus dicurigai. Perbaiki kedudukan memori pada tempatnya.

# Masalah hard disk. Sebuah hard drive rusak atau terfragmentasi dapat menyebabkan masalah ini sehingga hard drive harus secara teratur di-defrag. Berapa sering hard disk didefrag? Saya biasa melakukannya sebulan sekali, full defrag.

# Kesalahan pada setting BIOS misalnya melakukan overclocking juga dapat menyebabkan masalah komputer hang. Jika Anda melakukan overclocking ketika komputer hang, kembalikan dulu ke posisi normal

# Perangkat lunak tambahan pihak ketiga, atau software yang berasal dari luar Microsoft ®, dapat menyebabkan komputer macet oleh konflik dengan program lain atau dengan sistem operasi itu sendiri. Kadang-kadang file patch tersedia dari situs web pihak ketiga yang bersangkutan bisa memperbaiki masalah. Adakah software tambahan yang baru saja Anda install? Jika ada, itu mencurigakan jadi penyebabnya.

# Jika semua yang saya sebutkan diatas Anda yakin bukan sebagai penyebabnya, maka kecurigaan kita yang terakhir adalah virus, trojan, worm dan kawan-kawannya. Scan komputer Anda dan pastikan bersih dari virus dkk.

sumber: agussale.com